• UNGGUL - PROFESIONAL - BERKARAKTER
  • p3ai@stkipbjm.ac.id

Lesson Study merupakan kegiatan pengkajian pembelajaran secara kolaboratif dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran berlandaskan prinsip kekolegaan dan pembentukan masyarakat belajar profesional.

Tahapan-tahapan Lesson Study

Menggunakan pendekatan Plan-Do-Check-Act (PDCA), tahapan-tahapan Lesson Study dapat dirumuskan sebagai berikut.

1. Tahap Perencanaan (plan)

Para dosen yang tergabung dalam Lesson Study berkolaborasi untuk menyusun RPS yang mencerminkan pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa. Perencanaan diawali dengan kegiatan analisis kebutuhan, analisis karakteristik mahasiswa, dan analisis tugas. Hasil analisis tersebut menjadi pertimbangan dalam penyusunan RPS (lesson plan).

2. Tahap Pelaksanaan (do)

Terdapat dua kegiatan utama pada tahapan ini, yaitu: (1) kegiatan pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh salah seorang dosen, dan (2) kegiatan pengamatan atau observasi yang dilakukan oleh anggota atau komunitas Lesson Study yang lainnya, termasuk pimpinan (institusi/program studi).

3. Tahap Refleksi (check)

Kegiatan refleksi dilakukan dalam bentuk diskusi yang diikuti seluruh peserta Lesson Study yang dipandu oleh pimpinan (institusi/program studi) atau seorang peserta yang ditunjuk. Diskusi dimulai dari penyampaian kesan-kesan dosen yang telah melakukan pembelajaran tentang keberhasilan, kesulitan, dan permasalahan yang dirasakan dalam melakukan pembelajaran sesuai dengan RPS yang telah disusun.

Selanjutnya, semua pengamat menyampaikan tanggapan atau saran secara bijak terhadap proses pembelajaran yang telah dilaksanakan. Saran-saran yang disampaikan harus berdasarkan hasil pengamatan, bukan opini. Berbagai pembicaraan yang berkembang dalam diskusi dapat dijadikan umpan balik bagi seluruh peserta untuk kepentingan perbaikan atau peningkatan proses pembelajaran.

4. Tahap TIndak Lanjut (act)

Hasil refleksi dapat memberikan sejumlah pengetahuan baru atau keputusan-keputusan penting guna perbaikan dan peningkatan proses pembelajaran, baik pada tataran individual maupun menajerial.

Pada tataran individual, berbagai temuan dan masukan berharga yang disampaikan saat diskusi pada tahap refleksi (check) tentunya menjadi modal bagi para dosen, baik yang bertindak sebagai pengajar maupun observer untuk mengembangkan proses pembelajaran ke arah lebih baik.

Pada tataran manajerial, dengan pelibatan langsung pimpinan (institusi/program studi) sebagai peserta Lesson Study, tentunya pimpinan akan memperoleh sejumlah masukan yang berharga bagi kepentingan pengembangan manajemen pendidikan di institusi/program studi secara keseluruhan. Hal ini dapat membantu pimpinan untuk mewujudkan dirinya sebagai pemimpin pendidikan/pembelajaran di institusi/program studi.